Lagu favorit yang saya tidak tau arti liriknya
Kebanyakan lagu2 yang saya gemari di mulai karena saya suka liriknya terlebih dahulu. Dan Biasanya lagu2 dengan lirik optimisme. Seandainya tidak ada google, saya tidak akan pernah tau arti dan makna dari lirik2 lagu ini. List lagu berikut ini murni saya sukai karena komposisi dan melody yang di ramu.
F4 – Liu Xing Yu
Untuk anak angkatan saya, coba tanya, siapa yang tak kenal f4, kami begitu di jejali dengan METEOR GARDEN. tapi justru lagu mereka yang saya suka berasal dari METEOR RAIN.
Penny Dai – Ni Yau Te Ai
Kalau ini lagu dari Meteor Garden, dan saya sempat ilfil ketika Yuni Shara mengaransemen lagu ini dan menjadikan judulnya Cinta Yang Ku Mau.
Do As Infinity – Fukai Mori
Saya ingat pertama kali tahu lagu ini di kosan teman saya dulu waktu awal2 jaman kuliah di Jogja. Ia memutar berbagai macam video2 lagu. salah satunya lagu ini. Di sela2 lagu, teman saya itu memberikan informasi “ini konser mereka yang terakhir loo abis ini bandnya bubar”, di konser itu Tomiko Van vokalis mereka menangis, tanpa perlu berpikir panjang saya langsung suka dengan lagunya.
Update : Do As Infinity sudah bereuni kembali.
Los Fabulosos Cadillacs – Strawberry Fields Forever.
Aransemen ska dari lagu favorit dari band favorit saya. Band asal argentina ini sukses membuat saya berpikir ini adalah lagu baru bukan lagu The Beatles.
Mas Que Nada
Aslinya lagu ini di nyanyikan Jorge Ben pada tahun 1963. Menjadi lebih terkenal sejak di aransemen ulang Sergio Mendes ( orang yang lagu “real life” nya di terjemahkan bebas Mr Ahmad Dani menjadi Cinta Mati II), bahkan grup sekelas Black Eyed Peas juga menyanyikan lagu ini, dengan gaya mereka sendiri tentunya. Puncak rasa tertarik saya dengan lagu ini ketika saya selesai menyaksikan video youtube di mana Grup Vokal Perpeetum Jazzille menyanyikan ulang di acara Vokal Extravaganza 2008. Saya benar2 terpana dan entah mengapa saking terpananya saya sampai berdebar2 menyaksikan olah vocal mereka di lagu ini.
Carla Bruni – Quel Qu’un M’a Dit
Sudah saya bilang dan tegaskan berkali saya suka 500 Days of Summer. Ini salah satu lagu di sountrack film tersebut. Moment lagu ini di film itu juga cukup romantis (setidaknya bagi saya). Percakapan Summer dan Tom di dalam mobil, ketika Tom galau akan status hubungan mereka, suara Carla Bruni, Ibu Negara Perancis ini menjadi backsound lagunya
Transkrip percakapan mereka
Tom : Summer, I gotta ask you something.
Summer : What ?
Tom : What are we, um— What are we doing?
Summer : I thought we were going to the movies.
Tom : Yeah. Nah, I mean, like,
Summer : what are we, like-
Tom : What’s going on here, with us?
Summer : I don’t know. Who cares? I’m happy. Aren’t you happy?
Tom mati kutu, pasrah dengan status hubungan mereka. Tapi kali ini saya sedikit setuju dengan cara Summer, kita bersama bahagia, who cares mau ini pacaran kek, temenan kek. Entahlah mungkin karena saya juga pernah mengalami hal ini, jadi saya merasa mempunyai semacam ikatan batin.
Kyu Sakamoto – Sukiyaki
Yang ini saya baru tau lagunya. Dulu2 cuma tau beberapa potongan lagunya yang di ubah secara bebas Oleh Trio Dono Kasino Indro menjadi lagu nyanyian kode. lagu ini duduk di puncak Billboard Hot 100 charts di United States tahun 1963 (berarti di tahun yang sama Mas Que Nada di ciptakan) dan total penjualan 13 juta kopi di seluruh dunia. sekali lagi ini kita bicara tentang tahun 1963, benar2 fenomenal. Sebuah lagu praktis tak bertele2 tapi punya aura yang dahsyat.
L’arc En Ciel – Link
Yang merekomendasikan l’arc en ciel adalah orang yang sama merekomendasikan Fukai mori dulu. Karena temanku yang satu itu benar2 tergila2 dengan Japanese Music. Tapi saya sejujurnya tak pernah tersentuh menyukai lagu2 L’arc En Ciel. Baru setelah seorang teman dari Fakultas seni budaya Jepang UGM merekomendasikan Lagu Link, saya benar2 jatuh hati. Lanjutan berikutnya, seperti sinetron2, mudah di tebak. Lagu2 seperti Bravery, Stay Away, Ready Steady Go, Feeling Fine, Jiyu e no shotai, jadi bagian playlist saya sehari2. oke, saya memang tak sepenuhnya mendengar L’arc En Ciel saya hanya mendengar hits2 mereka saja.
Enbe penampilan teman saya itu mirip dengan Hyde di sampul album awake
O Ina Ni Keke
Saya pertama kali kenal lagu ini ketika pelajaran kesenian sewaktu SD, kami di suruh berlatih seruling dan saya menyanyikan lagu ini. entah kenapa saat itu melodi lagunya bagi saya sangat menarik. Dan sampai sekarang saya tidak tau arti dari lagu asal Minahasa ini
The Beatles Sie Lieb Dich
Siapa lagi kalo bukan The Beatles yang bisa membuat musik2 terdengar seperti hal2 gaib yang menyenangkan. Jangan heran kalau mereka bisa menyanyikan lagu dalam bahasa Jerman karena Paul McCartnye fasih fasih berbahasa jerman, ia pernah hidup di sana.
Sekian. Dan ini semua benar2 musik yang berbicara tanpa embel2 apapun. Dan musik akan selalu menjadi hasrat saya.