Inception
Sudah nonton ?? pasti banyak yang udah. Saya yakin. Ini film yang paling banyak di bicarakan akhir2 ini.
Nonton baru tadi sore, dengan ekspetasi yang begitu tinggi, dan saya tidak di kecewakan. Tanpa saya sadari saya mengidolakan film2 yang di buat Christoper Nolan. The Dark Knight dan The Prestige karya Nolan yang memuaskan saya. The Dark Knight sukses menjadikan Karakter Joker yang penuh filosopi, cerdas, menjengkelkan ,menjadi karakter Antagonis yang paling saya kagumi,. Jadi begitu tahu filmnya akan di Sutradarai Christoper Nolan, dengan segera Inception jadi film wajib tonton saya. Saya sengaja menunggu bioskop agak sepi dulu. biar khusyuk nontonnya. Karena saya pernah merasa agak terganggu dengan kelakuan orang2 sini yang nyeletuk di dalam bioskop, dengan suara2 yang keras, (mungkin cari perhatian) dengan mencoba melucu komentar sana sini tentang adegan2 filmnya.
Alasan lain, om Leonardo Dicaprio belum pernah mengecewakan saya dengan akting2nya. Setidaknya dari film2 beliau yang pernah saya tonton (Romeo + Juliet, Titanic, The Beach, Catch Me If You Can, Blood Diamond, The Departed). Puncak maksimal rasa kagum saya ke om leo di film The Departed. Cukup mengherankan juga beliau belum merengkuh piala oscar sama sekali. Tentunya keberadaan Joseph Gordon-Levitt juga cukup berpengaruh, aktor dari film favorit saya taun lalu (500) Days Of Summer. Agak konyol juga rasanya melihat Levitt main di film seserius ini, benak saya sedikit berimprovisasi dengan berpikir saking patah hatinya di tinggal Summer, Levitt beralih profesi sebagai seorang agen yang bekerja sama dengan Oom Leo masuk ke dalam mimpi2 orang. Ellen page juga ambil bagian membuat saya tambah ingin secepat cepatnya menonton film ini. Akting Juno-nya bagus sekali.
Lalu ada konsep Lucid Dream , tentang orang yang sadar kalau ia sedang bermimpi. bagian yang tak masuk akal hanya bagaimana bisa banyak orang bisa masuk ke mimpi orang lain, lalu dalam mimpi itu mereka mimpi lagi, dan seterusnya dan seterusnya. Tapi kembali lagi namanya juga film Sci-fi, Nolan meramu detailnya sangat2 menarik, 1 jam terakhir filmnya sangat luar biasa. Imajinasi berkembang sedemikan jauh, tapi menjadi masuk akal setelah di satukan dalam cerita. Sinting sekaligus jenius.
Sedikit Spolier, bagian akhir, pasti banyak yang berpersepsi apa maksud totem gasing om Leo tetap berputar, kalo persepsi saya sendiri, setelah mencerna dari jalan ceritanya, Om leo sudah berada di alam mimpinya sendiri tak keluar2. Sudah berada dalam Limbo.
Saya juga punya keyakinan film ini bisa jadi nominasi oscar taun depan. Oia terakhir, saya cuma menerka, apakah Christoper Nolan ini penggemar Radiohead ? dan memasukkan lagu In Limbo menjadi salah satu konsep untuk filmnya ? karena bukan kebetulan kalau Nolan orang Inggris, sama seperti Radiohead.